Pada tanggal 3 Desember 2025, keluarga besar SD Negeri 31 Jati Tanah Tinggi melaksanakan sebuah aksi kemanusiaan yang sangat berarti bagi masyarakat Kota Padang. Kegiatan ini ditujukan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana banjir bandang, atau yang lebih dikenal dengan istilah galodo, di kawasan Batu Busuak. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab moral institusi pendidikan terhadap kondisi lingkungan sekitar yang sedang tertimpa musibah. Musibah galodo yang terjadi secara mendadak tersebut telah membawa dampak yang cukup parah bagi warga setempat, mulai dari kerusakan bangunan hingga tertimbunnya akses jalan oleh material lumpur dan bebatuan besar.
Rombongan yang bertolak dari sekolah dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SD Negeri 31 Jati Tanah Tinggi, didampingi oleh segenap majelis guru serta beberapa perwakilan siswa. Keterlibatan berbagai elemen sekolah ini menunjukkan kekompakan dan keseriusan dalam memberikan dukungan, baik secara materi maupun moril. Partisipasi siswa dalam kegiatan ini sengaja dirancang agar mereka tidak hanya mendengar cerita tentang bencana dari media, tetapi juga dapat melihat langsung bagaimana kondisi di lapangan dan belajar untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama sejak dini. Kehadiran perwakilan siswa ini juga membawa semangat tersendiri bagi warga yang dikunjungi, memberikan harapan bahwa generasi muda memiliki kepedulian yang tinggi terhadap nasib sesamanya.
Persiapan untuk kegiatan ini telah dilakukan beberapa hari sebelumnya melalui pengumpulan donasi secara sukarela. Donasi yang terkumpul berasal dari partisipasi aktif orang tua siswa, para guru, staf sekolah, serta sisa uang jajan siswa yang disisihkan dengan ikhlas. Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan pokok yang sangat mendesak bagi para pengungsi. Barang-barang tersebut terdiri dari sembako seperti beras, minyak goreng, telur, dan mie instan untuk menopang kebutuhan dapur umum. Selain itu, sekolah juga mengirimkan bantuan khusus untuk anak-anak berupa susu dan biskuit, serta perlengkapan kebersihan dan pakaian layak pakai yang telah disortir dengan sangat hati-hati agar tetap pantas digunakan oleh warga. Tidak ketinggalan, sejumlah uang tunai juga diserahkan untuk membantu operasional pemulihan fasilitas umum yang rusak di lokasi tersebut.
Perjalanan menuju lokasi di Batu Busuak memberikan gambaran nyata betapa dahsyatnya kekuatan alam. Setibanya di sana, rombongan disambut oleh pemandangan yang cukup memprihatinkan, di mana sisa-sisa material banjir bandang masih menutupi sebagian area pemukiman. Namun, suasana haru dan hangat menyelimuti saat proses penyerahan bantuan berlangsung. Para siswa dengan didampingi guru menyerahkan paket bantuan langsung kepada warga dan koordinator posko setempat. Dalam momen tersebut, terlihat interaksi yang sangat menyentuh antara siswa dan warga terdampak. Percakapan ringan dan dukungan semangat yang diberikan oleh para pendidik seolah menjadi penawar letih bagi warga yang sedang berjuang membersihkan rumah-rumah mereka.
Kegiatan ini pada hakikatnya merupakan implementasi dari pendidikan karakter yang selama ini menjadi fokus utama di SD Negeri 31 Jati Tanah Tinggi. Belajar tidak selamanya harus dilakukan di dalam ruang kelas dengan papan tulis dan buku pelajaran. Dengan terjun langsung ke lokasi bencana, para siswa belajar tentang nilai-nilai kehidupan yang tidak ternilai harganya, seperti tenggang rasa, gotong royong, dan rasa syukur. Mereka belajar untuk menghargai apa yang mereka miliki dan memahami bahwa setiap tindakan kecil yang mereka lakukan dapat membawa dampak positif bagi orang lain. Pendidikan yang menyentuh aspek emosional seperti ini diharapkan dapat membentuk kepribadian siswa menjadi individu yang lebih peka, tangguh, dan memiliki solidaritas sosial yang kuat di masa depan.
Pihak sekolah menyadari bahwa bantuan yang diberikan mungkin tidak mampu menghapus seluruh kesedihan yang dirasakan oleh warga Batu Busuak, namun setidaknya langkah ini dapat meringankan sedikit beban hidup mereka di masa sulit pasca-bencana. Kepala Sekolah menyampaikan bahwa aksi sosial ini adalah bagian dari program berkelanjutan “SDN 31 Peduli” yang akan selalu sigap memberikan respon terhadap isu-isu sosial di lingkungan sekitar. Keberhasilan kegiatan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh para orang tua siswa yang sangat kooperatif dalam memberikan sumbangan, baik berupa barang maupun dana tunai. Sinergi antara pihak sekolah dan orang tua inilah yang menjadi kekuatan utama SDN 31 Jati Tanah Tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Menutup rangkaian kegiatan di Batu Busuak, rombongan melakukan doa bersama untuk keselamatan dan kecepatan proses pemulihan wilayah terdampak. Besar harapan agar kondisi di Batu Busuak segera normal kembali, fasilitas pendidikan di sana bisa berfungsi lagi, dan anak-anak dapat kembali bersekolah dengan tenang. Bagi keluarga besar SD Negeri 31 Jati Tanah Tinggi, kunjungan pada tanggal 3 Desember ini akan menjadi catatan sejarah penting dalam perjalanan sekolah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk mengejar prestasi akademik, melainkan juga tempat di mana hati nurani diasah dan nilai-nilai kemanusiaan dijunjung tinggi. Semoga aksi kecil ini menjadi inspirasi bagi banyak orang dan membawa keberkahan bagi kita semua.







